December 14, 2019
Call us: +62431-321845, +62431-321846, +62431-321847
rektor-unima-belajar-sistem-pendidikan-vokasi-jerman

Terus meningkatkan kualitas Universitas Negeri Manado (Unima), sudah merupakan komitmen yang tidak bisa ditawar dari Rektor Prof Dr Julyeta PA Runtuwene MS.
Buktinya, Enci Paula (sapaan akrab Rektor Unima) salah satu 12 Rektor yang tergabung dalam Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), belajar sistem pendidikan vokasi Jerman, dalam kegiatan Konferensi Rektor Jerman, di Dresden University of Technology, Germany, Selasa (30/03/2019)

“Konferensi Rektor Jerman atau HRK, adalah asosiasi universitas negeri dan universitas yang diakui pemerintah di Jerman. Lembaga-lembaga anggota diwakili dalam HRK oleh dewan eksekutif dan rektorat mereka. HRK saat ini memiliki 268 lembaga anggota, di mana sekitar 94 persen dari semua siswa di Jerman terdaftar. Karena keanggotaan besar ini, yang mewakili semua jenis lembaga pendidikan tinggi, HRK berfungsi sebagai suara universitas dalam dialog dengan politisi dan publik dan sebagai forum sentral untuk pembentukan pendapat di sektor pendidikan tinggi,” ulas Enci Paula

Lanjutnya, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) 12 anggota LPTK dan Dresden University of Technology untuk program master dan doctor, serta training program untuk guru vokasi. “Pertemuan dengan perwakilan Forum Rektor di Jerman ini intinya mempertajam sistem pendidikan vokasi serta kurikulum pendidikan di Jerman. Tentunya agenda strategis ini, kami ikuti untuk lebih memajukan Unima sehingga benar-benar menjadi pencetak Sumbe Daya Manusia (SDM) handal berkualitas,” tambahnya.

Enci Paula bersama rombongan melaksanakan pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Jerman, Arief Havas Oegroseno. “Dari pertemuan itu, tercetus ide berdirinya Jerman-Indonesia Vokasi Institut, yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi bangsa dan negara Indonesia,” kuncinya.

Tondano, 02 Mei 2019.
Media Center UNIMA
No: 015/MCU/V/2019-VR

Leave a Reply

eighteen − 12 =