Bunkasai UNIMA 2026 Hadirkan Perayaan Bahasa dan Budaya Jepang, Perkuat Kreativitas dan Jejaring Akademik
TONDANO — Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Manado (UNIMA) menyelenggarakan Bunkasai UNIMA 2026 pada Senin–Selasa, 26–27 Oktober 2026, di lingkungan FBS UNIMA. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah perayaan bahasa dan kebudayaan Jepang sekaligus ruang pengembangan kreativitas, pembelajaran, persahabatan, dan kolaborasi.
Bunkasai UNIMA 2026 dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Mister Gidion Maru, M.Hum., yang bertindak selaku Pelaksana Harian Rektor. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran wakil rektor, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Dr. Grace Shirley Luntungan, M.Hum., beserta jajaran fakultas. Kepanitiaan kegiatan dipimpin oleh dosen Prof. Dr. Sherly F. Lensun, M.Pd., selaku ketua panitia dosen, bersama Marcellino Filippo Mamuaja sebagai ketua panitia mahasiswa.
Pada hari kedua, Rektor UNIMA Dr. Joseph Philip Kambey, S.E., M.B.A., Ak., menyampaikan sambutan sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba. Kehadiran Rektor menjadi bentuk dukungan universitas terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa, penguatan pembelajaran bahasa asing, serta pelestarian dan pengenalan kebudayaan lintas bangsa.
Bunkasai UNIMA 2026 tidak hanya dirancang sebagai festival kebudayaan, tetapi juga sebagai ruang pengembangan kompetensi, kreativitas, dan jejaring dalam pendidikan bahasa Jepang. Karena itu, rangkaian kegiatan mencakup bidang akademik, nonakademik, profesional, alumni, dan kebudayaan.
Berbagai kegiatan diselenggarakan, antara lain lomba akademik bagi siswa untuk menguji pengetahuan dan keterampilan berbahasa Jepang serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat. Selain itu, lomba nonakademik bagi siswa dan masyarakat umum memberikan kesempatan kepada peserta untuk menampilkan bakat, kreativitas, serta kecintaan terhadap seni dan budaya populer Jepang.
Bunkasai UNIMA 2026 juga menghadirkan kompetisi bagi guru-guru bahasa Jepang sebagai bentuk apresiasi terhadap kompetensi, wawasan kejepangan, dan inovasi dalam pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan profesionalisme pendidik sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran bahasa Jepang.
Dari sisi pengembangan karier, kegiatan ini menghadirkan Job Fair Bunkasai UNIMA 2026 yang mempertemukan mahasiswa, alumni, pencari kerja, dan dunia industri. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memperoleh akses terhadap informasi lowongan pekerjaan, kesempatan magang, serta peluang pengembangan karier yang relevan dengan kompetensi bahasa Jepang.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pelantikan Ikatan Alumni Pendidikan Bahasa Jepang UNIMA sebagai momentum mempererat hubungan alumni dengan almamater, membangun jejaring profesional, dan mendorong kolaborasi yang bermanfaat bagi mahasiswa, lulusan, serta program studi. Selain itu, demo kebudayaan Jepang bersama Nihongo Partners memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal budaya Jepang secara langsung melalui interaksi lintas budaya dan pembelajaran yang menyenangkan.
Melalui pelaksanaan Bunkasai UNIMA 2026, UNIMA berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi perayaan tahunan, tetapi juga memberikan pengalaman bermakna, memperluas wawasan kebudayaan, meningkatkan kompetensi bahasa Jepang, serta membuka peluang kolaborasi dan pengembangan karier bagi generasi muda.
Bunkasai UNIMA 2026 menjadi wujud komitmen UNIMA dalam mendukung pembelajaran yang kreatif, penguatan jejaring akademik dan profesional, serta pengembangan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dan berkolaborasi dalam lingkungan global.
>




