UNIMA Canangkan Teknologi Intermittent Irrigation dan Pengukuran Gas Metana dalam Riset BESTARI SAINTEK


  • 9 September 2026
  • Admin

Tondano, 9 September 2026 — Universitas Negeri Manado (UNIMA) mencanangkan penerapan teknologi Intermittent Irrigation sekaligus melakukan pengambilan sampel gas metana sebagai bagian dari pelaksanaan Riset Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (BESTARI SAINTEK), Direktorat Minat Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, berlokasi di Jalan Boulevard Kompleks Persawahan, Kelurahan Koya, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa. Riset ini merupakan bagian dari program yang diprakarsai oleh Direktorat Minat Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek dan dibiayai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Kegiatan dihadiri oleh Rektor UNIMA, Dr. Joseph P. Kambey, SE., MBA., Ak., bersama jajaran pimpinan UNIMA, serta Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP., selaku Mitra Utama Riset BESTARI SAINTEK, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, kelompok tani, dan insan media.

Ketua Tim Riset BESTARI SAINTEK UNIMA, Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si., turut memimpin pelaksanaan kegiatan riset di lapangan. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam penerapan hasil riset dan teknologi secara langsung pada lahan persawahan masyarakat.

Rektor UNIMA Dr. Joseph P. Kambey, SE., MBA., Ak., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Riset BESTARI SAINTEK yang diprakarsai oleh Direktorat Minat Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek dan dibiayai oleh LPDP.

Teknologi Intermittent Irrigation atau sistem pengairan berselang diterapkan sebagai salah satu inovasi dalam mendukung pengelolaan lahan sawah yang lebih efisien dan berkelanjutan. Melalui penerapan teknologi tersebut, tim riset melakukan pengamatan dan pengumpulan data untuk mendukung pengembangan sistem pertanian berbasis sains dan teknologi.

Selain pencanangan teknologi, dilakukan pula pengambilan sampel gas metana sebagai bagian dari penelitian untuk memperoleh data terkait emisi gas metana pada lahan persawahan. Data yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah dalam mendukung pengembangan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Keterlibatan Pemerintah Kabupaten Minahasa sebagai mitra utama, bersama kelompok tani dan pemangku kepentingan lainnya, menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam penerapan hasil riset di lapangan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat hilirisasi dan diseminasi hasil penelitian serta memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian dan lingkungan.

Melalui Riset BESTARI SAINTEK, UNIMA terus mendorong pengembangan dan pemanfaatan inovasi berbasis sains dan teknologi sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Editor / Penulis: Pengelola Web