Universitas Negeri Manado (UNIMA) sukses melaksanakan kegiatan National University Debating Championship (NUDC) dan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tingkat universitas pada 12–13 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan kemampuan berpikir kritis, argumentasi, serta komunikasi mahasiswa dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.
Kompetisi berlangsung kompetitif dengan diikuti mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UNIMA. Para peserta menampilkan kemampuan debat terbaik mereka di hadapan dewan juri inti atau Core Adjudication Panel yang terdiri dari Jenerio Mokalu, Christian Tendean, dan Stevana Manopo.
Pada kategori NUDC, tim dari Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPPSI) yang diperkuat Azalia dan Dunamai berhasil meraih gelar Champion. Posisi 1st Runner Up diraih tim Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) yang diwakili Tiselonika dan Osvaldo, sementara 2nd Runner Up diraih tim Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) yang diperkuat Felicia dan Tauhid.
Sementara itu, pada kategori KDMI, tim FIPPSI yang terdiri dari Hessel dan Kyara berhasil meraih Juara 1. Juara 2 diraih tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang diperkuat Surya dan Judion, sedangkan Juara 3 diraih kolaborasi Fakultas Teknik dan Fakultas Bahasa dan Seni (FT-FBS) melalui Andrit dan Fresya.
Selain penghargaan tim terbaik, panitia juga menetapkan pembicara terbaik pada masing-masing kategori. Pada NUDC, Azalia Lantang dari FIPPSI berhasil meraih predikat Top 1 Best Speaker, disusul Tiselonika Magenda dari FISH dan Felicia Imbar dari FBS. Sementara pada KDMI, Hessel Paparang dari FIPPSI dinobatkan sebagai Pembicara Terbaik, diikuti Judion Kalare dari FEB dan Kyara Mocodompis dari FIPPSI.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan mahasiswa UNIMA dalam meningkatkan kemampuan debat akademik sekaligus mempersiapkan delegasi terbaik untuk kompetisi di tingkat wilayah maupun nasional.
Editor / Penulis: Pengelola web